Susannah Dituduh Psikosis, Akhirnya Diakui Sebagai ‘Penyumbatan Medis Otak’ Saja

Susannah Dituduh Psikosis, Akhirnya Medis Otak Saja
Book Cover ‘Brain on Fire: My Month of Madness’ Memoirnya Susannah | Photo: wikipedia.org

Susannah Cahalan seorang jurnalis investigatif di kota Newyork (Amerika Serikat) diklaim oleh banyak dokter dan psikiater sebagai Gangguan Psikologis Schizofrenia. Meskipun Susannahnya berdalih menilai dirinya seorang Bipolar (sebuah gangguan psikologis Mood).

Orangtuanya tidak berani menerima kesimpulan oleh dokter tersebut, dan menganggap anaknya tidak mungkin ‘Gila’ atau menderita gangguan Schizofrenia.

Usia Susannah saat menderita masih 21 tahun (kelahiran 1985) mula-mulanya dia adalah seorang yang ‘normal-normal saja’ di pekerjaan kewartawanannya, namun setelah ‘penyebab hal-hal yang tidak bisa dipastikan’ dia mengalami gangguan pada kesadarannya dan juga rasa emosinya.

Saat kesembuhannya dia membuat buku memoir (autobiography) mengenai dirinya dengan mendalam (baik sumber dari orang lain, dokumen rumah sakit, rekaman CCTV, dan lain-lain). Bukunya tersebut dulu menjadi Best Seller dan dirinya juga meraih penghargaan The Silurian Award of Excellence in Journalism for Feature Wrtiting for The Article “My Mysterious Lost Month of Madness”.

 

Cahalan Menduga Dirinya Mengalami Gangguan Psikologis ‘Bipolar’

Cahalan sudah beberapa kali menemui 3 Psikolog berbeda sebelumnya, lalu juga menemui psikiater. Dengan awal percakapannya dengan psikiaternya,

Psikiater: Jadi beritahu aku sedikit mengapa kamu disini?

Susannah: Aku bipolar

P: Maaf, Katakan itu lagi?

S: Aku bipolar

P: Apakah kamu dalam pengobatan masalah itu?

S: Tidak. Aku belum pernah secara resmi didiagnosa. Tapi aku tahu. Yang kumaksud, Aku mengetahui diriku sendiri lebih baik dari orang-orang, benar? Jadi Aku harus tahu bila aku memilikinya. Dan aku tahu aku memilikinya.

P: Beritahu aku mengapa kau berpikir kamu bipolar?

Singkat cerita, menurut dr. Levin (Psikiaternya) ini memberikan penilaian bahwa Susannah saat itu mengalami ‘Mixed Episode’ baik Manic dan Depressive dalam kategori gangguan bipolar. Lalu psikaiter tersebut memberikan resep obat untuk Zyprexa, sebuah antipsikoti untuk mengatasi gangguan mood dan pikiran.

 

Dokter Syaraf & Psikiater Mendiagnosis Dirinya Sesuai Dalam Kategori Gangguan Psikologis ‘Schizofrenia’

Ada 3 orang dokter yang memberikan hasil pemeriksaannya, yaitu dokter pertama mengatakan bahwa Cahalan negatif di banyak kategori penyakit, sedangkan kategori psikologis ada dokter yang mengatakan dengan dugaan gangguan psikologis yaitu ‘Schizofrenia’. Dan menyarankan orangtuanya agar membawanya ke Rumah sakit jiwa saja.

Kami menguji Susannah untuk setiap penyakit menular yang kita ketahui, semua hasilnya negatif termasuk penyakit Lyme, Toxoplasmosis, kriptokokus, tuberkulosis, dan masih banyak lagi…” -Ucap 1 Dokter Pria

“Dikatakan bahwa Susannah memiliki penyakit psikosis primer, yang kurasa itu kemungkinan skizofrenia… Mungin, ini bukan rumah sakit yang tepat untuk merawatnya…. Mungkin, Susannah harus dipindahkan ke rumah sakit jiwa.” -Ucap Dokter pria lainnya

 

Orangtuanya Yakin Sekali Anaknya Tidak Menderita Gangguan Psikologis, Pasti ada Hal Lain Katanya

Dokter macam apa?“, kata ayahnya.

“Perawat. Itu adalah seorang perawat, menurut-ku.” ucap seorang anak laki-laki

Ayahnya lalu bilang “Apa yang salah denganmu? ….. Susannah, aku pikir lebih baik kau pulang dengan kami.

Susannah bilang, “Maafkan aku, itu benar-benar manis ….. Aku membuat keputusan ketika aku di sini.”

Ayahnya: “Jika hal seperti itu terjadi lagi, Kau telepon aku, oke?”, ucapnya kepada seorang anak laki-laki.

 

Dr. Souhel Najjar Sang Penemu Solusi Mengatasi Penyumbatan Medis di Dalam Otaknya (disebut juga ‘Brain Is on Fire’ oleh istilah dokter Najjar)

Menggambar jam, lalu Najjar simpulkan ini pastinya bukan gejala Bipolar, bukan pula gangguan schizofrenia.

Dr. Najjar, “Susannah? Maukah kamu menggambar jam untukku? Dan isi semua nomor, dari satu sampai dua belas………….. Sekarang isi angka. Satu sampai 12

Dr. Najjar, “Aku yakin belahan kanan otaknya mengalami gangguan seirus dan meradang….. Tidak ada orang dengan masalah kejiwaan yang akan menarik jam sepert ini. Jadi setidaknya, kau (Susannah) tidak menderita skizofrenia dan gangguan bipolar.”

Mengenai hospitalisasinya ternyata sebuah penyakit autoimmune yang jarang, yaitu anti-NMDA receptor encephalitis, dan bukanlah Schizofrenia ataupun psikosis jenis lainnya.

 

Susannah Saat Sudah Sembuh di Acara Duta Encephalitis Society International | Photo: encephalitis.info

Adaptasi Film: Brain on Fire (2016) Diperankan oleh Chloe Grace Moretz

Susannah Diperankan oleh Chloe (Nampak duduk di Tengah) | Photo: hollywoodreporter.com

 

REFERENSI:

Cahalan, Susannah. Brain On Fire: My Month of Madness (2012) – Autobiography Book

http://reddit.com/user/Scahalan – Cahalan’s Personal online sharing on Gigantic Online Forum ‘Reddit’

Brain on Fire (2016) – True Story Film Adaptation

http://wikipedia.org/wiki/Brain_on_Fire_(film)

http://wikipedia.org/wiki/Brain_on_Fire

https://en.wikipedia.org/wiki/Anti-NMDA_receptor_encephalitis


Advertisement


Artikel Lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *